Posted by: asiaraindahpermata | March 22, 2010

ANALISIS FILM KARTUN : donald duck

Fauntleroy Donald Duck adalah seorang  karakter kartun dari Walt Disney. Donald adalahbebek putih dengan mulut berwarna oranye begitu pula dengan kakinya. Dia biasanya memakai kemeja pelaut, topi, dan dasi kupu-kupu berwarna merah  tetapi tidak ada celana (kecuali ketika dia pergi berenang). Ciri kepribadian Donald yang paling terkenal adalah  mudah terprovokasi dan marah. Donal Bebek resmi telah dihormati sebagai ketiga karakter kartun yang paling populer sepanjang masa dengan Mickey Mouse dari sesama ciptaan Walt Disney di nomor satu dan Bugs bunny dari Warner Bros di nomor dua.

Menurut Disney, ulang tahun Donal diakui secara resmi sebagai 9 Juni 1934,  Namun, dalam The Three Caballeros (1944), hari ulang tahunnya diberikan sebagai ” Friday the 13th ” yang mengacu pada nasib buruk yang ia alami dalam hampir semua penampilannya dikartun, jadi tanggal 13 ditetapkan sebagai hari ulang tahunnya. Pada tahun 1942 “Donald Gets Drafted” juga mengungkapkan nama lengkapnya menjadi Fauntleroy Donal Bebek, yang akhirnya dikenallah Donald Duck sebagai seorang yang terkenal dan karakter yang sangat populer terutama di Negara Skandinavia. Suara Donald, salah satu yang paling mudah diidentifikasi diantara semua animasi karena suaranya yang amat unik. Yang menjadi pengisi suaranya adalah Clarence Nash sampai tahun 1985, karena ia meninggal dunia dan dilanjutkan oleh Tony Anselmo.

Banyak Donald celana pendek dimulai dengan Donald dalam suasana hati yang bahagia, tanpa peduli di dunia, sampai sesuatu datang dan merusak harinya. Kemarahannya merupakan penyebab penderitaan dalam kehidupan bebek, dan dia telah berkali-kali sampai di atas kepalanya dan kehilangan kompetisi karena itu. Ada saat-saat ia berjuang untuk mempertahankan marah, dan dia telah berhasil beberapa kali, tetapi ia selalu kembali pada dikenal, agresif diri pada akhir hari. Ketika dihadapkan terhadap ancaman dari beberapa jenis, Donald mungkin akan ketakutan dan bahkan diintimidasi, tapi bukannya semakin takut, dia marah dan justru berkelahi dengan hantu, hiu, dan kambing gunung.  Donald kadang-kadang dapat menjadi sedikit pengganggu dan menggoda.

Kalimat ” ah, uhh ” dan ” Apa ide besar? ” merupakan kalimat yang sering diucapkan Donald ketika tersandung kesulitan.

Pelajaran yang dapat dipetik dari cerita Donald duck adalah kita harus mampu mengendalikan amarah karena amarah justru akan membawa kita dalam keterpurukan. Setting dalam film ini sangat umum dan biasa saja, layaknya kehidupan manusia. Pada perkembangannya, setting serta animasi gambar yang ada jauh lebih bagus daripada pada awal terbit.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: