Posted by: asiaraindahpermata | March 25, 2010

ANALISIS FILM KARTUN : barbie of swan lake

Barbie si boneka cantik kesayangan anak-anak perempuan di pelosok dunia, kembali lagi bertualang dalam film animasi ketiganya yaitu “Barbie of Swan Lake”. Diadaptasi dari kisah dongeng dan drama musikal Tchaikoveksy, Barbie berperan sebagai Odette si putri seorang tukang roti.

Pada suatu hari, Odette tanpa sengaja melihat unicorn, kuda yang bertanduk tunggal di kepalanya, dan mengikutinya ke sebuah hutan sihir yang begitu indah. Namun ia bertemu dengan Rothbart si penyihir jahat yang berniat mengalahkan Ratu Peri dan menguasai hutan tersebut. Rothbart merubah Odette menjadi seekor angsa.

Walau Ratu Peri berhasil menghalau sihir Rothbart namun tidak sepenuhnya sehingga Odette hanya bisa kembali menjadi manusia pada malam hari, namun berbentuk angsa pada siang hari. Agar bisa pulih sepenuhnya, Odette harus menyelamatkan hutan sihir dari Rothbart.

film barbie yang satu ini memang ceritanya tidak terlalu berbeda dengan cerita film barbie sebelumnya, tapi paling tidak dalam film ini ada konsep baru yang dimainkan. Film-film Barbie sangat berpengaruh terhadap anak-anak puteri pada umumnya, karena setelah menonoton film Barbie biasanya mereka akan mengikuti gayanya sang barbie yang lemah lembut dan oleh sebab sering menyaksikan Barbie maka kebanyakan mereka akan mengemari warna pink dan ungu, yang nerupakan dominasi warna dalam film barbie.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: